Jumat, 04 Juli 2014

“Mengintip Indonesia Jaya Di Masa Depan”

Bissmillah . . . Assalamualaikum wr . wb




Bicara masalah masa depan tentu semua orang mengharapkan dan mencanangkan masa depannya dengan matang dan sebaik mungkin. Begitu pula sebuah negera, masa depan suatu negara ditentukan oleh banyak faktor di antaranya yang paling dasar pemimpin dan rakyat itu sendiri. Indonesia negara dengan berjuta-juta kekayaan alamnya, berbagai suku bangsa, bahasa , dan Agama tentu sangat ironi jika Indonesia masih kalah bersaing dengan negara di Asia apalagi Eropa. Banyak kekayaan alam yang dijual begitu saja demi rupiah , rupiah dan rupiah , padahal jika kekayaan alam itu tidak dijual secara mentah tetapi dijual sesudah diolah di dalam negeri terlebih dahulu pasti akan memberikan keuntungan yang lebih bagi Indonesia. Bayangkan Indonesia begitu saja menjual mentah getah yang dikumpulkan oleh pengepul getah karet yang tentu upahnya sangat kecil, lalu getah yang mentah itu dijual ke negara lain yang memang lebih berkembang dan bisa mengolah karet itu menjadi ban mobil dan oleh negara itu ban tersebut dijual kembali ke Indonesia dengan harga yang mahal dan mungkin membuat hutang Indonesia makin banyak yang dampaknya dirasakan oleh seluruh lapisan rakyat Indonesia. Itu baru satu contoh keironian yang terjadi di Negara kita ini.



Nah coba kita bayangkan,resapi,dan renungkan bersama. Apalagi saat ini kita sudah memasuki bulan juli yang di Indonesia akan di adakan Pemilu Capres dan Cawapres untuk memimpin dan membangun Indonesia di Periode 2014-2019 mendatang Saya lebih senang menyebutnya periode masa depan Indonesia jaya. Tugas kita sekarang adalah memperhatikan berbagai perkembangan yang berkaitan dengan Capres dan Cawapres baik itu visi, misi atau apapun karena kita rakyat Indonesia yang akan menentukan siapa yang akan memimpin Indonesia di masa depan.



Bicara masalah Capres dan Cawapre, saya akan banyak membahas pasangangan nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Muhammad Hatta Rajasa .
 





sumber foto google



Perhatikan gambar di atas ! Ada slogan “Selamatkan Indonesia” mungkin Indonesia memang harus diselamatkan dari segala keterpurukan selama ini. selain itu pak Prabowo juga terkenal dengan ketegasannya dengan slogan “Kalau bukan kita siapa lagi ? Kalau bukan sekarang kapan lagi ?”. Memang kalau bukan kita rakyat dan pemimpin Indonesia yang melakukan perubahan siapa lagi ? dan kalau bukan pada pemilu ini kapan lagi kita mendapatkan pemimpin yang tepat ?. Barangkali pertanyaan tersebut bisa kita jawab 9 Juli mendatang. *ingat jangan sampai golput ya !!


Selain itu sebagai suatu wilayah yang luas Indonesia memiliki perbatasan wilayah dengan negara tetangga seperti  Malaysia. Hal tersebut sangat rentan adanya pergeseran batas wilayah Indonesia yang tanpa disadari oleh kita. Dalam debat Prabowo berkata “1000 kawan terlalu sedikit 1 lawan terlalu banyak, ada kepentingan inti yang tidak harus kita tawar, tidak satu jengkal pun wilayah kita lepas, tidak satu meterpun laut kita kita lepas, ujung-ujungnya adalah kekuatan nasional kita, inti dari kepentingan nasional kita, mengedepankan diplomasi persahabatan, kita selalu santun dan berusaha mengerti kepentingan bangsa lain tetapi terus mengingatkan bangsa lain untuk mengerti kesulitan kita, sehingga terjalin hubungan dengan baik”. Sangat bagus dan saya sangat setuju dengan pernyataan di atas karena jika sedikit saja wilayah kita diambil oleh bangsa lain tetapi berlangsung terus-menerus maka saya fikir dampaknya pun akan teramat melukai hati bangsa Indonesia.


Berikut beberapa Aspirasi untuk Prabowo Hatta :
1.      Jika bapak terpilih nanti hal yang paling dasar adalah tentu sangat diharapkan agar dapat menjalankan visi dan misi yang telah dicanangkan saat berkampanye.
2.      Harus bisa menjaga NKRI baik berupa ancaman dari dalam ataupun dari luar negeri.
3.      Semoga bisa menuntas masalah korupsi yang makin merajalela di negeri ini padahal sudah banyak peraturan dan sanksi hukum. Saya pribadi bingung kenapa hal tersebut bisa terjadi apa hukumannya kurang tegas atau ada faktor lain ? Saya harap bapak Prabowo Hatta bisa menghilangkan korupsi di Indonesia.
4.      Masalah perekonomian dan kehidupan rakyat : Kemiskinan masih menjadi masalah yang perlu diselesaikan pemerintah dengan kerja nyata.
Pendidikan di Indonesia sudah lumayan bagus.Namun jika melihat perbandingan antara perkotaan dan perkampungan, tentu ada keganjilan seperti kalau di kota sudah belajar menggunakan barang canggih seperti LCD mungkin di kampung masih menggunakan papan tulis dan kapur dalam
1.      belajar. Memang sangat ironi namun inilah faktanya yang menjadi pekerjaan rumah bagi presiden kelak.
  .
Sangat banyak kalau bicara masalah harapan rakyat terhadap Capres dan Cawapres. Intinya adalah Indonesia membutuhkan pemimpin yang :
-         - Agamis.
-         -  Adil.
-         -   Memimpin dengan sepenuh hati dan tegas.
-          - Merakyat , jangan ada jurang pemisah antara rakyat dan pemimpinnya.
-          - Tegas dalam mengambil keputusan yang matang.
-          - Tidak egois.
-          - Tegas dalam memberikan sanksi.
-         -  Anti diskriminasi.    
Dan jika yang terpilih nanti adalah pemimpin yang tepat dan akurat. Maka kita tidak hanya sekedar “Mengintip” Indonesia Jaya di masa depan tetapi akan merasakan kejayaan itu dengan sebenar-benarnya kejayaan.
Terakhir saya akan berdo’a untuk negeri ini
“Ya Allah , Siapapun kelak yang menjadi pemimpin di negeri ini semoga dia merupakan pemimpin yang benar-benar kau pilih untuk Indonesia ya Rabb, Ridhoi dia disetiap langkahnya dalam upaya menuju Masa depan Indonesia Jaya” Amiin . . .

Sekian tulisan saya di blog ini dan saya selaku admin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada agan-agan yang membaca dengan seksama. Ayo kita sambut era baru INDONESIA JAYA !

Jika berkenan silahkan tinggalkan komentar yang membangun dan klik suka atau bagikan jika dianggap perlu ..

Terima kasih
Wassalamualaikum wr wb.
 

"Kalau bukan kita, siapa lagi ? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?


 
 

#PrabowoHatta
#SelamatkanIndonesia
#IndonesiaSatu




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar